BNN S
leman bekerjasama dengan Kecamatan Kalasan dan Polsek Kalasan melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba ke SMP N 1 Kalasan pada Jumat (21/7/2017). Acara dihadiri oleh perwakilan siswa kelas 7, 8 dan 9 serta didampingi oleh Ibu Bapak guru. Narasumber berasal dari BNN Sleman serta Polsek Kalasan. Acara ini disambut antusias oleh siswa sekolah SMP N 1 Kalasan.
Sosialisasi bahaya narkoba akan sangat diperlukan untuk lebih digalakkan terlebih pada era globalisasi saat ini. Hal ini disebabkan oleh maraknya kasus penyalahgunaan narkoba yang sedang terjadi akhir-akhir ini terutama di kalangan remaja dan pelajar. Narkoba memang sudah menjadi salah satu momok terbesar bagi bangsa kita karena sasaran utama dari pengedar narkoba adalah para pelajar dan remaja yang pada umumnya masih berada pada usia produktif, yakni antara 11 tahun sampai 24 tahun. Bahaya dan resiko yang disebabkan oleh narkoba inilah yang menjadi ancaman tersendiri bagi bangsa kita pada umumnya karena sekali saja seseorang mencoba menggunakan narkoba, maka akan sulit baginya untuk berhenti memakainya. Sifat candu yang dimiliki oleh obat-obatan yang termasuk dalam narkoba membuat para penggunanya menjadi ingin terus menerus menggunakannya untuk menghindari rasa sakit yang teramat sangat pada tubuhnya jika pemakain dihentikan.
Padahal, pemakaian obat-obatan terlarang tersebut secara terus menerus dan berlebihan akan berakibat buruk bagi si pengguna, baik dari segi kesehatan, psikologis, maupun sosial. Dampak-dampak yang mungkin disebabkan oleh penggunaan narkoba yang disalahgunakan sudah jelas. Secara umum, pengguna akan mengalami kecanduan yang berakibat pada menurunnya kesehatan secara signifikan. Akibat terburuknya adalah, jika diteruskan penggunaannya, dampak tersebut akan berujung pada kematian yang diakibatkan oleh rusaknya syaraf-syaraf pada otak yang mengatur fungsi-fungsi vital pada tubuh. Selain itu, sosialisasi bahaya narkoba juga sangat perlu untuk dilakukan lebih dini karena aka nada juga dampak dari segi psikologis yang akan ditimbulkan. Imajinasi yang berlebihan serta daya khayal yang diluar batas kewajaran akan menjadi ancaman utama bagi psikologis si pemakai narkoba. Hal ini membuat si pengguna tidak lagi dapat membedakan antara kenyataan dan khayalannya.
Sebenarnya usaha untuk mensosialisasikan bahaya dan resiko yang dapat disebabkan oleh narkoba sudah banyak dilakukan, terutama di lingkup pendidikan. Akan tetapi yang ada saat ini adalah kasus penyalah gunaan narkoba semakin meningkat. Maka dari itu sosialisasi perlu dilakukan dalam lingkup yang lebih luas, misalnya seperti di karang taruna serta di lingkungan kalangan menengah ke bawah. Hal ini disebabkan karena banyak kasus penyalahgunaan narkoba yang disebabkan oleh faktor ekonomi yang lemah, seperti anak-anak jalanan. Dalam sosialisasi bahaya narkoba sebaiknya tidak hanya diutarakan tentang bahayanya saja, melainkan juga cara penanggulangannya sehingga bagi mereka yang sudah terlanjur mencoba dapat berhenti menggunakan obat-obatan terlarang tersebut. dengan melakukan sosialisasi yang lebih luas dan mendalam tersebut, maka resiko akan kehilangan generasi muda yang sehat dan produktif karena kecanduan narkoba akan dapat dikurangi. Kita juga akan selalu dapat ikut serta dalam berpartisipasi di lingkungan kita untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba.

Be the first to comment