Dusun Kadisoka Terima Kunjungan Studi Banding PKK Kecamatan Depok

Dusun Kadisoka menerima kunjungan dari Tim Penggerak PKK Kecamatan Depok pada Senin (9/4). Peserta Studi Banding berjumlah 20 orang dengan dipimpin Kepala Seksi Ekobang Kecamatan Depok Isti Fajaroh. Study banding dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam pengelolaan pekarangan.

Pada kesempatan tersebut, peserta kunjungan berkesempatan untuk melihat langsung berbagai implementasi inovasi teknologi dalam pemanfaatan pekarangan dan berdiskusi tentang permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Wanita Tani Kadisoka. Inovasi teknologi  yang menjadi fokus pembelajaran adalah pengelolaan dan pengembangan KBI, pengendalian hama penyakit pada tanaman sayuran, pengelolaan tanaman obat keluarga, pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik, teknologi hidroponik tanaman sayuran.

Sistem pertanian hidroponik ini terbukti lebih produktif ketimbang menanam di media tanah. Dengan hidroponik, masa panen sayuran, seperti sawi, bayam dan selada, hanya membutuhkan waktu 45 hari tanam. Sedang penanaman secara konvensional baru bisa dipanen setelah 80 hari. “Paling tidak, bisa ada penghematan dalam pengeluaran rumah tangga. Tidak perlu beli sayuran, cukup dengan tanaman sendiri,” kata Joko Susilo, Kepala Seksi Ekobang Kecamatan Kalasan.

Sekitar puluhan jenis sayuran yang dipanen hari ini diantaranya adalah sawi daging, sawi hijau, sawi jepang dan sayuran organik lainnya. Menurut Joko, sayuran hidroponik ini memiliki kelebihan dibandingkan sayuran yang ditanam secara konvensional, yakni bisa dikonsumsi langsung karena perawatannya tidak menggunakan bahan kimia. “Insya Allah ini lebih sehat dan lebih alami, karena tanpa pupuk, pestisida dan segala macam,” ujar Joko.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*