WKSBM yang merupakan sistem jaringan antar Keperangkatan Pelayanan Sosial (KPS) dalam masyarakat tingkat akar rumput dalam upaya pelayanan kesejahteraan sosial bagi PMKS setempat dapat dikatakan sebagai salah satu investasi sosial yang sangat berharga, sehingga perlu sekali untuk dikembangkan dan dilestarikan. WKSBM yang telah masuk klasifikasi mandiri nantinya akan ditingkatkan menjadi Puskesos, yakni pusat aksi pelayanan sosial bersama secara sinergis dan terpadu antar unsur WKSBM di tingkat desa/kelurahan.Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sleman dalam sambutan pada lomba Pilar-Pilar Sosial Provinsi DIY 2018.
Lomba Pilar-Pilar Sosial ini bertujuan untuk meningkatkan sajauh mana keterlibatan organisasi-organisasi Sosial dalam menunjang program Pemerintah. Pada Hari ini Selasa, (17/4) Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun M.Kes beserta Tim Penilai DIY melakukan kunjungan lapangan WKSBM Dharma Sembada yang terletak di Dusun Krajan Desa Tirtomartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman. Tim Penilai Pilar-Pilar Sosial Tingkat propinsi DIY disambut dengan sangat meriah oleh pemuda Karang Taruna dan masyarakat setempat. Salah satu unggulan WKSBM Dharma Sembada adalah pemberian santunan difabel dan santunan lansia yang diberikan per tiga bulan.
Setelah serangkaian penilaian selesai, dilanjutkan sambutan dan Tanggapan dari Tim Penilai Pilar-Pilar Sosial Tingkat Provinsi DIY. Dalam kesempatan itu juri mengungkapkan bagi segenap pengelola WKSBM untuk mencapai tujuan agar menjadi WKSBM yang solid hendaknya (1) Membangun kesepakatan dan membuat program/kegiatan bersama; (2) Melakukan pemutakhiran data PMKS dan sumber-sumber maupun potensi yang ada yang bisa dimobilisasi; (3) Melakukan kajian/pendalaman sebelum menentukan prioritas; dan (4) Melaksanakan program/kegiatan sebagai tindak lanjut.

Be the first to comment