Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan telah menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sejak tanggal 4 Oktober 2021 yang diawali dengan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) selama 4 hari pada jenjang SMP.
PTMT jenjang SMP telah dilaksanakan di 119 sekolah, selanjutnya PTMT jenjang SD tahap pertama dilaksanakan di 85 Sekolah mulai 11 Oktober 2021. Dalam PTMT, para peserta didik masuk sebanyak 2 kali dalam seminggu, dengan durasi selama 3 jam untuk jenjang SMP, dan 2 jam untuk jenjang SD.
Setelah PTMT berjalan selama 2 minggu, Pemkab Sleman melalui Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BPBD, melaksanakan evaluasi berupa pengambilan sampling swab bagi guru dan siswa yang berada di zona merah dan orange, Kamis (21/10). Hal ini dilakukan untuk memastikan PTMT berjalan dengan baik kedepannya.
Pengambilan sampling swab dilaksanakan di 3 Kalurahan yaitu :
– Kalurahan Harjobinangun, Kecamatan Pakem (SMPN 2 Pakem dan SDN Kaliurang 1)
– Kalurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok (SMPN 5 Depok dan SDN Samirono)
– Kalurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan (SMPN 3 Kalasan dan SD Muhammadiyah Bayen)
Sumber : https://www.instagram.com/p/CVg75c4Blxe/?utm_source=ig_web_copy_link

Be the first to comment