Rabu, 24 Mei 2023 telah diselenggarakan kegiatan Sarasehan Dana Keistimewaan Usulan 2025. Sarasehan dihadiri oleh narasumber dari DPRD propinsi yaitu ibu Rita dan Pak Sutemas serta Mas Eko dari Bappeda Sleman. Untuk peserta dari Kapanewon dan Kalurahan yang mengusulkan kegiatan yang bersumber dari dais, para pelaku seni budaya, perwakilan UMKM, ketua BPKal, dan ketua.
Acara dibuka dengan sambutan pak panewu anom, agar dari kalurahan dan Kapanewon tidak jemu jemu untuk selalu mengusulkan kegiatan dari dana keistimewaan. Pak panewu anom juga menegaskan agar kegiatan sarasehan dimanfaatkan untuk merencanakan kegiatan yang mengembangkan seni budaya maupun untuk mempromosikan potensi di masing masing kalurahan.
Acara dimulai dengan presentasi usulan dari Kapanewon Kalasan dilanjutkan presentasi dari Kalurahan Purwomartani, Kalurahan Selomartani, Kalurahan Tirtomartani dan ditutup presentasi dari Kalurahan Tamanmartani.
Acara dilanjutkan tanggapan serta informasi dari Bappeda Sleman. Dari Bappeda menyarankan agar sarasehan mengundang SKPD yang ada di propinsi agar kalau ada usulan sejalan dengan kebijakan strategis bisa ditangkap OPD pelaksana .
Dari anggota DPRD propinsi menjelaskan terkait dengan tata cara pengusulan kegiatan dari pokir anggota dewan. Ada tiga kriteria yang harus dipenuhi yaitu identitas yang mengajukan usulan harus jelas, lokasi tempat usulan dan bentuk kegiatan yang diusulkan

Be the first to comment